Pencerita Dunia
Rabu, 20 Februari 2013
Small Step for Giant Leap
"That's one small step for [a] man, one giant leap for mankind." ("Satu langkah kecil bagi [seorang] manusia. Satu lompatan besar bagi umat manusia.").
Kalimat tersebut adalah kata-kata pertama yang diucapkan oleh Neil Armstrong pada saat pertama kali menginjakkan kaki di bulan.
Walaupun sebagian orang meragukan apakah waktu itu mereka benar-benar mendarat di bulan atau hanya cerita (berikut film) yang direkayasa secara canggih dari pihak NASA, itu bukan urusan saya hehehehe.
Kalimat tersebut saya gunakan sebagai pemacu dan pemicu saya dalam menulis di blog ini.
Ini adalah pertama kalinya saya menulis di blog.
Saya belum mengerti benar-benar tentang blog.
Saya juga belum pernah menulis sesuatu yang diniatkan untuk dipublikasikan (kecuali status di facebook dan status di BBM tentunya hehehehe).
Sebetulnya, paragraf terakhir di atas itu adalah salah satu bentuk defensif saya, dimana hal itu saya pergunakan sebagai bentuk alibi apabila ada yang complain mengenai buruknya tulisan saya (juga tulisan-tulisan saya berikutnya, kalau ada), template blog-nya yang sederhana karena saya mau main aman diawal, dan pengunaan "hehehehe" yang mungkin agak banyak saya pergunakan, karena "hehehehe" tersebut merupakan simbol kegugupan saya dalam menulis supaya tidak terlalu kelihatan serius (padahal belum tentu bercanda.. hehehehe)
Alasan saya tidak mempergunakan nama asli sebagai nama di blog juga merupakan salah satu bentuk defensif juga, atau lebih tepatnya bentuk ketakutan. Bukan takut ngetop atau apa, tapi lebih ketakutan kalau nanti-nanti ada tulisan yang ceritanya nyerempet-nyerempet orang-orang yang saya kenal, lalu orang-orang yang saya kenal itu pada menuntut saya (alias marah) karena tersinggung atau merasa bukan seperti itu ceritanya berdasarkan persepsi mereka, karena sudah pasti, apa-apa yang saya tulis pasti merupakan perspektif saya sendiri, yang otomatis bersifat subyektif.
Mungkin saya akan tulis di home sebuah warning seperti opening sinetron-sinetron dan program-program TV yang ada di Indonesia : "cerita ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama tokoh , tempat, waktu, dan peristiwa, hanyalah kebetulan belaka".
Perhatikan, terdapat dua kata utama : "fiktif belaka"", dan "kebetulan belaka". Agak aneh sebetulnya, dan saya juga kurang tahu apakah memang seperti itu kata-katanya yang tertulis pada opening sinetron dan program TVnya, karena kebetulan (tidak pakai belaka), kalimat tadi itu saya copy paste dari tulisan orang, dan karena saya hampir tidak pernah nonton sinteron, hehehehe.
Lagipula, nama "Pencerita Dunia" ini terdengar/terlihat/terbaca cukup keren bukan?
Saya belum tahu sebetulnya maksud dan tujuan saya membuat blog ini untuk apa.
Beberapa waktu yang lalu, saya sempat punya niat untuk menyampaikan informasi ke khalayak ramai mengenai salah satu hal yang saya sukai, tetapi kelihatannya informasi tersebut agak kurang di media-media yang ada.
Dengan kegaptekan saya, yang saya inginkan adalah membuat portal khusus untuk informasi tersebut. Saya diskusikan ke salah satu sahabat saya, dan ternyata biayanya lumayan juga, dan dibutuhkan waktu dan tenaga yang sedikit ekstra untuk me-maintain sebuah portal.
Akhirnya sahabat saya itu menyarankan saya untuk membuat sebuah blog.
Berbulan-bulan setelah percakapan tersebut, akhirnya hari ini saya memberanikan diri untuk membuat blog.
Ketika saya ditanya oleh Google alamat email, tiba-tiba kok saya pikir apakah memang saya buat blog ini (hanya) untuk informasi yang saya bicarakan tadi itu, atau untuk informasi (kepentingan) yang lebih luas ? Tapi apa ya ?
AKhirnya saya kira, mungkin blog ini bisa saya jadikan wadah keinginan (terpendam) saya untuk menulis, dan apa yang mau saya tulis bisa apa saja, karena toh pada dasarnya saya memang tidak punya suatu spesialisasi tertentu, dan yang saya tahu, salah satu bakat saya adalah ngelantur hehehehe.
Yang jelas, apapun yang saya tulis, kemungkinan besar adalah berbentuk cerita. Dan yang sudah pasti, apapun yang saya ceritakan (baik fiktif maupun nyata) tentu terjadinya di dunia ini.
Jadi, ketemulah nama untuk blog ini : "Pencerita Dunia".
Sampai disini, tiba-tiba saya bingung.
Saya BBM sahabat saya untuk bertanya : "Kalau kita nulis di blog, yang baca siapa ya ?"
Jawaban sahabat saya : "berjuta-juta manusia yang senasib"
Jawaban (sok tahu) saya : "Ooh... OK deh :D"
Habis itu saya tidak nanya-nanya lagi.
Berikutnya adalah masalah foto.
Foto yang seharusnya foto muka saya sebagai penulis, saya upload foto (bola) dunia dalam genggaman tangan.
Ini maksudnya sederhana saja.
Dulu banget saya pernah sekilas baca buku Don't Sweat The Small Stuff for Teens by Richard Carlson punya keponakan saya (Yak, bukan saya yang remaja, dan keponakan saya itupun sekarang bukan remaja lagi hehehehe).
Dalam buku itu dituturkan (ditulis lebih tepatnya), bahwa kalau kita dalam keadaan stress atau senewen karena suatu atau banyak masalah, segera bayangkan jiwa/roh kita atau apapun namanya itu keluar dari tubuh kita, melayang dan terbang ke langit, sampai ke luar angkasa, dan pandanglah bumi yang perlahan jadi kecil dan semakin mengecil, sehingga masalah kita juga terlihat jadi kecil, dan tampak mudah untuk diatur/diselesaikan. Kurang lebih seperti itu ceritanya Mr Carlson, saya sudah lupa juga.
Metode itu lumayan terpatri di benak saya, walapun kadang sulit juga diterapkan. Sampai-sampai sekarang saya punya globe ukuran kecil yang saya letakkan di meja belajar saya, jadi ketika ada masalah yang terasa besar, saya genggam globe tersebut, dan saya membayangkan masalah saya ada di dalam globe itu, kecil, tidak berdaya, dan tampak mudah diatur-atur.
Foto (bola) dunia dalam genggaman itu saya pakai sebagai profile sebagai pengingat saya bahwa dunia itu (berikut masalah-masalah yang terkandung di dalamnya) ya cuma segitu-gitu saja, nothing more, nothing less.
Berikutnya saya mikir lagi, siapa kira-kira orang yang mau baca tulisan gaya ngelantur dan tidak penting ini.
Bagi yang secara sengaja maupun tidak sengaja membaca tulisan ini, saya haturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, dan terimakasih yang seluas-luasnya, atas waktunya membaca tulisan ini (walaupun saya ragu ada orang yang kalau tidak sengaja klik link ke blog ini mau baca tulisan ini sampai ke paragraf ini hehehehehe).
Tulisan ini adalah merupakan pemanasan bagi saya, sehingga (mudah-mudahan) saya mempunyai keberanian untuk menulis lagi di hari-hari kedepan.
Seperti kata Neil Armstrong di atas, blog ini adalah : one small step for me, one giant leap for me too... (egois hehehehehe).
Langganan:
Postingan (Atom)
